Sabtu, 04 Desember 2010

Adalah Kita

seribu kisah telah kita lewati bersama
walau teramat singkat waktu yang telah berlalu
tapi teramat dalam dan penuh makna

Kebersamaan kita memang mungkin telah berakhir
tapi jalinan persahabatan kita baru saja dimulai
karena persahabatan adalah ketika kita tak bersama
namun hati kita begitu dekat
karena persahabatan adalah ketika kita merasakan kehangatan
saat mengingat kebersamaan yang telah berlalu

kini setiap kita adalah jiwa yang baru
jiwa yang lebih dewasa dan lebih bijaksana
karena kita hadir untuk sesama
untuk bangsa dan untuk negara

(s7sfay)

Rabu, 20 Oktober 2010

Aku dan Kalian


Ada rasa yang berbeda ketika kita bersama...
Begitu tenang seperti ombak pagi yang kita lihat bersama hari ini
saat sinar matahari belum juga terpancar sepenuhnya

Persahabatan terkadang memang aneh....
Sulit dijelaskan....tetapi mengalir begitu indah

Tidak butuh banyak kata untuk menghangatkan suasana
karena terkadang diam jauh lebih bermakna...
mengungkap jutaan perasaan dalam kesunyian

Lalu...saat semuanya berakhir...
saat kita kembali tak bersama lagi...
ada rasa yang hilang...
mungkin inilah yang disebut persahabatan sesungguhnya...
mungkin...

(s7sfay)

Kita


Sebaris rindu terangkai
di dalam hati ini
saat tubuhku bukan di sini
tapi bukan pada kekosongan yang dihembus sang badai
namun bersemayam di antara nada-nada lembut yang pernah tercipta

ingatkah hati kita tentang masa itu...
kita dan sepenggal kisah yang belum usai
tentang hitam putih yang mewarnai langkah
penuh gejolak...dan bermakna dalam

Kau adalah apa yang hatiku artikan dengan cinta
begitu pula cinta di hatiku, terlukis indah semua tentangmu

Dalam aroma kasih yang penuh nuansa
kita bersatu dan terhanyut pada nyayian ombak
bermain di sela-sela gerimis di pelataran hati

(s7sfay)

Musim Semi


Hari ini bagiku masih seperti kemarin
rindu dalam hati untuk musim semi yang belum juga tiba
bukan karena musim gugur yang tak indah lagi
namun karena musim semi lalu telah membawa serta setitik memoriku dalam kepergiannya

dimusim semi lalu
kita tertawa bersama melintasi jejak-jejak rindu di bukit berbatu
mari kita terbang!
mari kita lintasi hutan pinus di balik bukit berbatu itu!
tentu saja kau tak pernah menjawab ajakan itu
seperti aku yang tak sungguh-sungguh mengajakmu terbang
tidak hanya tentang sayap yang aku tak pernah yakin bisa memilikinya
hutan pinus di balik bukit berbatu itu pun tak pernah aku berani mengakui ketiadaannya

begitulah aku...mungkin juga kau
kita tak terlalu suka untuk meyakini apa yang tidak kita sukai
dalam kesunyian suara kita
dalam kekakuan lidah untuk bercengkrama
dan masih pada lintasan jejak-jejak rindu di bukit berbatu itu
lalu musim semi pun berlalu sedang setitik memoriku terbawa

inilah yang tersisa
rindu pada musim semi yang belum juga tiba
meski lagi-lagi aku tak yakin akankah musim semi yang ku tunggu
adalah musim semi yang sama yang membawa setitik memoriku bersamanya

(s7sfay, 14 Maret 2010)

Untuk Satu Cinta yang Terus Kuperjuangkan


(untukmu, rinduku tak akan pernah padam)

Baru saja kita melangkah...
bukan ke arah yang seirama namun berlawanan
bukan karena tekad untuk menjauh namun keharusan dalam amanah
meski tanpa tangis.. rasa di hati bergejolak berontak
di landasan itu...
di antara deru garuda kita telah resmi terpisah jarak, terpisah daratan
bahkan bagiku terpisah waktu...

seketika itu.. saat sosokmu tak lagi dalam pandanganku
dan sang garuda pun tak lagi memperlihatkan setitik hitam sekalipun
lagi...pikiranku melayang jauh...
masuk pada kisah lalu yang baru saja berlalu...
ku ingat kisah kita...jalan cerita kita...jalinan rindu yang begitu bernada

Kita adalah pantai dan lautan...
kadang tenang kadang bergelombang dan tak jarang surut
namun tetap menyatu dan tidak terberai membasahi pasir dan karang

Kita adalah malam yang syahdu...
kadang berbintang kadang sunyi dan tak jarang kelam
namun tetap bersama menanti siang dan hari esok dalam keceriaan

Sepenggal kisah telah kita lalui...
dalam perjuangan penuh tantangan di masa itu...
saat tawamu atau tawaku terdengar jelas meski hanya hati kita yang riang
saat tangismu atau tangisku terdengar jelas meski hanya hati kita yang teriris

Sepenggal kisah sedang kita lalui
dalam perjuangan penuh tantangan di saat ini...
saat hati kita terus berjuang menggenggam erat cinta meski tangan kita tak mampu saling menggenggam
saat jiwa kita terus berjuang memeluk erat kasih meski tubuh kita tak mampu saling memeluk

Sepenggal kisah akan kita lalui
dalam perjuangan penuh tantangan jika tiba waktunya nanti
saat telah sempurnanya separuh agama untuk kita
saat aku adalah selimutmu dan kamu adalah selimut bagiku
saat babak terakhir di perjalanan hidup yang singkat akan kita lalui

Setiap waktu yang telah, sedang maupun yang akan kita lalui
cinta ini tak akan pernah terkikis oleh deburan ombak di pantai dan lautan
kasih ini tak akan pernah terpejam dan hilang oleh gelap malam
cinta dan kasih ini akan terus tumbuh dan berkembang dalam aroma ketulusan



(s7sfay, 13 maret 2010)

Angin

Lihatlah kasih..
sekelompok hembusan angin lembut dengan wajah yang begitu sejuk
melaju begitu kencang kadang tak begitu tampak
ketika  ia telah menyapa kita
marilah kita bergegas
bertualang dalam indahnya nyayian alam dan dalam pelukan sang pemilik alam
berdua kita lintasi lautan kehidupan yang kadang begitu bergelombang
berlabuh dalam kepakan sayang sang pemilik alam

namun jika sekelompok angin itu melewati kita begitu saja
bahkan tak sempat menoleh walau sejenak
janganlah bersedih...jangan kita melebur dalam kegalauan
tataplah ke depan...
lihatlah sekelompok angin lain sepertinya mereka segera menyapa kita
walau mungkin masih beberapa waktu lagi hingga ia tiba...
tapi dapat ku lihat angin-angin itu sepertinya jauh lebih indah...jauh lebih lembut lagi

Sendiri

terasa begitu memilukannya dalam kesendirian
bahkan saat kesendirian itu berlangsung hanya sepersekian detik hidup
terasing dalam riuh rendah suara yang tak bertuan

setiap hal butuh teman
entah itu temanmu atau sekedar kicauan burung 
atau bahkan hembusan angin di antara dahan-dahan pohon

Pecundang

aku telah menjadi seorang pecundang
juga pengecut
tak sanggup rasanya untuk berjalan menegakkan kepala
khawatir dan takut jangan-jangan hembusan angin pun akan memalingkan dirinya dariku
menghina dan merasa jijik akan hadirku

sesungguhnya aku tak pernah ingin terlalu lama membusuk di sini
bermain dengan hidup yang mati dan juga tak bernyali
namun entah karena apa, bahkan untuk mengedipkan mata pun begitu berat
terlalu berat

...
...
seribu rindu terangkai
berharap hadirnya jiwa dan hati yang pernah kuat dulu
akankah mereka kembali meramaikan ceritaku?
dan bersama-sama membangun mimpi di sisa-sisa pasir waktu

Duniaku tak begitu bersahabat hari ini

Duniaku tak begitu bersahabat hari ini
jiwaku tak begitu tenang dan tak terlalu riang
gundah entah apa penyebabnya
tak terartikan gelisah ini dengan bentuk apapun
bukan karena cinta yang tak berpihak
tidak pula karena rindu yang tak menentu
entah sampai kapan aku kan merasakannya
sepertinya tidak ada yang pasti
yang pasti aku hanya bertahan dan mencoba apa saja
mencoba apapun sampai kutemukan sedikit penjelasannya
atau setidaknya sampai mencoba pun tak mungkin lagi
dan akhirnya biarkan semua terkubur bersama dalam keheningan abadi

Hidup

Perjalanan hidup di dunia ini tak ubahnya seperti siklus hidup sebuah perangkat lunak

Setiap perangkat lunak dibangun melalui tahapan-tahapan yang kompleks
dimulai dari analisa, perancangan, implementasi, uji coba, perawatan, sampai akhirnya mati
pada setiap tahapan tidak akan pernah ada kata sempurna
kesalahan dapat tejadi pada bagian manapun
ada perangkat lunak yang begitu bermanfaat
banyak juga perangkat lunak yang hadir untuk merusak

begitu juga perjalanan hidup kita, seorang manusia di dunia
Setiap manusia juga dibangun melalui tahapan-tahapan yang kompleks
tidak satupun manusia di dunia ini ada yang sempurna
setiap manusia pasti akan memiliki kelemahan dan kekurangan di balik kelebihan apapun yang dimilikinya
ada manusia yang hidup bermanfaat bagi manusia lainnya
namun banyak pula manusia yang membawa mudarat dan merusak

(s7sfay)